BAB 2 tinjauan pustaka adalah bagian yang paling banyak menguras waktu dan energi — tapi juga yang sering dikerjakan paling asal-asalan. "Ngopas teori dari sana sini dan disatuin" bukan tinjauan pustaka yang baik. Ini panduan menulisnya dengan benar.
Fungsi Sebenarnya BAB 2 Tinjauan Pustaka
Banyak yang salah kaprah tentang fungsi BAB 2. Ini bukan sekadar "pamer sudah baca banyak buku". Fungsi sesungguhnya:
- Membangun fondasi teori — menjelaskan konsep-konsep yang akan digunakan dalam penelitian
- Memetakan penelitian yang sudah ada — menunjukkan kamu tahu landscape penelitian di bidangmu
- Mengidentifikasi celah — membuktikan bahwa penelitianmu punya kebaruan
- Membangun justifikasi hipotesis — untuk penelitian kuantitatif, teori di BAB 2 menjadi dasar logis hipotesis
Komponen Standar BAB 2
2.1 Kajian Teori (Grand Theory dan Middle Range Theory)
Mulai dari teori besar (grand theory) yang relevan dengan penelitianmu, lalu jabarkan ke teori yang lebih spesifik ke variabel penelitianmu. Contoh: untuk skripsi tentang loyalitas pelanggan — mulai dari teori perilaku konsumen, lalu masuk ke teori loyalitas (Oliver, 1999), lalu definisi indikator loyalitas.
2.2 Tinjauan Konseptual Variabel
Jelaskan setiap variabel penelitianmu secara mendalam: definisi dari berbagai ahli, dimensi atau indikator, dan cara pengukurannya. Jika variabel X = brand image, maka jelaskan: apa itu brand image, siapa yang mendefinisikannya, dimensinya apa saja, dan indikator pengukurannya apa.
2.3 Penelitian Terdahulu (Research Review)
Review 5–10 penelitian terdahulu yang relevan — bukan sekadar daftar, tapi analisis persamaan dan perbedaan dengan penelitianmu. Format yang bagus: buat tabel ringkasan penelitian terdahulu (penulis, tahun, variabel, metode, hasil, persamaan/perbedaan dengan penelitianmu).
2.4 Kerangka Berpikir
Visualisasikan hubungan antar variabel dalam penelitianmu menggunakan diagram. Ini "peta" penelitianmu yang memperlihatkan logika hubungan yang akan diuji. Panduan lengkap ada di artikel cara buat kerangka berpikir skripsi.
2.5 Hipotesis (untuk Penelitian Kuantitatif)
Setiap hipotesis harus lahir dari argumen teori di bagian sebelumnya, bukan tiba-tiba muncul. Format: "H1: Brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan."
Cara Mencari dan Memilih Referensi yang Tepat
Platform pencarian:
- Google Scholar — paling komprehensif, bisa filter tahun
- Garuda (garuda.kemdikbud.go.id) — khusus jurnal Indonesia terindeks
- DOAJ (doaj.org) — jurnal open access internasional
- ResearchGate — bisa minta full-text langsung ke penulis
Kriteria referensi yang baik:
- Jurnal terindeks Sinta (untuk Indonesia) atau Scopus/WoS (internasional)
- Terbitan 5–10 tahun terakhir (kecuali teori fundamental)
- Relevan langsung dengan variabel atau topik penelitianmu
- Full-text bisa diakses (jangan sitasi artikel yang tidak kamu baca isinya)
Cara Mengutip dengan Benar (Format APA 7th)
Kutipan langsung (verbatim):
"Brand loyalty is defined as a deeply held commitment to rebuy a product or service consistently in the future" (Oliver, 1999, p. 34).
Parafrase:
Loyalitas merek didefinisikan sebagai komitmen mendalam untuk terus membeli produk atau layanan yang sama di masa depan (Oliver, 1999).
Kutipan dari dua atau lebih penulis:
Beberapa peneliti mendefinisikan brand image sebagai persepsi keseluruhan tentang merek (Keller, 1993; Aaker, 1991).
Struktur Penulisan yang Mengalir
BAB 2 yang baik bukan kumpulan blok teori yang ditempel satu per satu. Gunakan kalimat transisi antara sub-bab: "Berdasarkan kajian teori tentang brand image di atas, berikut akan dibahas konsep loyalitas pelanggan yang menjadi variabel terikat dalam penelitian ini..."
BAB 2 Sudah Selesai tapi Format Masih Kacau?
Format dokumen yang tidak rapi bisa mengurangi kesan profesional BAB 2 yang kontennya sudah bagus. Layanan edit format skripsi JasaEdit.id bisa memastikan seluruh BAB 2 (dan seluruh skripsimu) formatnya konsisten dan sesuai panduan kampus. Lihat juga cara buat daftar pustaka otomatis dan cara buat abstrak. Semua layanan tersedia di JasaEdit.id.