Skripsi, tesis, disertasi — ketiganya adalah tugas akhir akademik, tapi berbeda secara signifikan dalam kompleksitas, tujuan, dan cara penulisannya. Kalau kamu sedang mempersiapkan salah satunya, pahami dulu perbedaan mendasar ini.
Perbandingan Sekilas
Tesis (S2): Penelitian lebih mendalam yang menuntut kemampuan analitis lebih tinggi. Harus ada kontribusi terhadap pengembangan pengetahuan, meski tidak wajib orisinal sepenuhnya.
Disertasi (S3): Penelitian ilmiah tertinggi. Wajib menghasilkan kontribusi orisinal yang belum pernah ada sebelumnya dan harus bisa dipertahankan di depan penguji internasional.
Perbedaan Jumlah Halaman
Ini panduan umum — setiap kampus punya ketentuan berbeda:
- Skripsi S1: 60–120 halaman (teks isi, tidak termasuk lampiran)
- Tesis S2: 80–150 halaman
- Disertasi S3: 150–400+ halaman, tergantung bidang dan metodologi
Perbedaan Metodologi Penelitian
Skripsi S1 — metode lebih sederhana, sering menggunakan survei, studi kasus, atau eksperimen dasar. Boleh menggunakan data sekunder (data yang sudah ada, dianalisis ulang).
Tesis S2 — metodologi lebih ketat, analisis lebih dalam. Diharapkan menggunakan data primer (dikumpulkan sendiri) atau kombinasi primer-sekunder. Review literatur harus lebih komprehensif.
Disertasi S3 — metodologi paling ketat. Mixed methods, longitudinal study, atau pendekatan inovatif yang belum pernah digunakan sebelumnya. Reviewliteratur harus mencakup semua penelitian terkait di level internasional.
Perbedaan Bab dan Struktur
Meski berbeda level, strukturnya mirip — yang berbeda adalah kedalaman tiap babnya:
Bab I — Pendahuluan
- Skripsi: latar belakang 2–4 halaman, rumusan masalah 2–4 poin
- Tesis: latar belakang 4–8 halaman, novelty harus dijelaskan eksplisit
- Disertasi: latar belakang 8–15 halaman, gap penelitian harus sangat jelas
Bab II — Tinjauan Pustaka
- Skripsi: 15–25 referensi sudah cukup untuk banyak program S1
- Tesis: 30–60 referensi, mayoritas dari jurnal ilmiah terindeks
- Disertasi: 80–200+ referensi, mencakup jurnal internasional Q1-Q2 terkini
Format Penulisan Umum di Indonesia
Meskipun setiap kampus berbeda, standar umum yang sering digunakan:
- Font: Times New Roman 12pt (paling umum), atau sesuai panduan kampus
- Margin: 4 cm (kiri), 3 cm (atas, kanan, bawah) untuk skripsi S1; seringkali sama untuk S2 dan S3
- Spasi: 1,5 untuk teks isi; 1 spasi untuk kutipan panjang dan daftar pustaka
- Penomoran: Romawi kecil (i, ii, iii) untuk bagian awal; Angka Arab (1, 2, 3) mulai Bab I
Format Skripsi atau Tesis Kamu Belum Sesuai Panduan?
Margin berbeda-beda antar bab, daftar isi tidak otomatis, atau spasi tidak konsisten? Layanan edit skripsi dan tesis JasaEdit.id spesialis dalam merapikan format dokumen akademik sesuai panduan kampus. Konsultasi gratis — kunjungi JasaEdit.id sekarang.